Kamis, 24 November 2011

Imunisasi MMR


Measles, Mumps and Rubella (MMR)
Vaksin ini untuk mencegah 3 macam penyakit yaitu Campak, Parotitis atau gondongan dan Rubella.  Campak biasanya ditandai dengan demam tinggi selama 3 hari, kemudian muncul rash kemerahan di kulit mulai dari belakang telinga menjalar ke seluruh tubuh kemudian demam mulai turun dan bekas kemerahan di kulit menjadi berwarna kehitaman. Sedangkan Mumps atau parotitis atau gondongan ditandai dengan demam dan bengkak dikelenjar parotis di leher dibawah pipi. Rubella ditandai dengan demam dan muncul warna rash kemerahan yang kemudian akan menghilang dengan cepat. Vaksin ini diberikan usia 15 bulan jika anak telah mendapat imunisasi campak atau saat umur 12 bulan, apabila belum mendapat campak 9 bulan, umur 6 tahun diberikan untuk ulangan maupun catch-up immunization. 
Kontroversi seputar vaksin MMR telah lama menjadi polemik. Dari banyak studi penelitian yang dilakukan, tidak terbukti imunisasi MMR menyebabkan autisme. Zat yang terkandung dalam vaksin yang dahulu dikhawatirkan memiliki efek samping autisme adalah zat pembawa vaksin bernama Thymerosal. Saat ini vaksin-vaksin tidak lagi mengandung Thymero sal walaupun peranan Thymerosal sebagai penyebab autisme juga tidak terbukti secara penelitian, jadi vaksin ini sangat aman untuk diberikan. Baca juga http://kesehatan.kompas.com/read/2010/01/29/11025357/Dokter.Pemicu.Kontroversi.Vaksin.MMR.Dijatuhi.Sanksi
*Disarikan dari berbagai sumber oleh Nurcholid Umam K.
*Keterangan gambar: Persiapan vaksin dengan pengambilan sampel dari dalam telur (thanks Wikipedia and WHO)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar