Kamis, 17 November 2011

Imunisasi DPT


VAKSIN DPT
Berguna untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, tetanus. Vaksin ini diberikan saat bayi berusia 2 bulan, 3 dan 4 bulan (atau minimal berselang 4 minggu). Dalam bentuk injeksi. Difteri adalah radang pada tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae, bila tidak dicegah dapat menyebabkan kematian pada anak. Pertusis merupakan radang pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella Pertussis. Disebut juga batuk rejan atau batuk 100 hari karena lamanya batuk mencapai 3 bulan. Sedangkan tetanus disebabkan oleh bakteri clostridium tetani yang masuk melalui luka.
Setelah divaksinasi kadang - kadang timbul demam disertai rasa nyeri pada tempat suntikan. Biasanya demam ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari. Bila demam berlanjut konsultasikan pada dokter anda.
Saat ini telah dikembangkan vaksin DPT yang risiko efek sampingnya lebih ringan. Demam yang biasanya terjadi lebih banyak disebabkan oleh unsur Pertusis dalam vaksin karena kebanyakan vaksin menggunakan bakteri Pertusis utuh. Untuk mengurangi efek samping demam, saat ini telah dibuat vaksin DPaT, yaitu vaksin DPT dengan unsur bakteri Pertusis aseluler.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar